Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Category: Arkeologi Prasejarah

Fosil Homo erectus Pertama di Situs Semedo

Dibaca Sebanyak : 15 Sejak penemuan Situs Semedo (Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabuaten Slawi, Jawa Tengah) sebagai situs paleontologis dan arkeologis yang potensial pada tahun 2005, diperlukan waktu 6 tahun untuk menemukan sisa manusia purba pertama di situs ini. Pada bulan Mei 2011, sebuah pecahan atap tengkorak bagian belakang yang mengkonservasi bagian parietal kanan dan […]

Gua Suruh

Dibaca Sebanyak : 40 Gua Suruh merupakan salah satu Gua yang disurvei oleh Tim Balar Jogja pada penelitian tahun 2019 yang bertema strategi subsistensi pada masa prasejarah di gua-gua gunung sewu bagian barat. Secara administratif Gua Suruh masuk dalam wilayah Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul. Gua ini terletak pada koordinat S 08° 04’04.58″ […]

PEMODELAN SPASIAL POTENSI GUA KAWASAN KARST ZONA REMBANG DI KABUPATEN PATI DAN GROBOGAN

Dibaca Sebanyak : 82 Data potensi hunian gua di kawasan karst Zona Rembang penting untuk diperoleh karena dalam sudut pandang hunian Kala Pleistosen Akhir – awal Holosen, diketahui hingga saat ini terdapat perbedaan signifikan dalam pola pemanfaatan lahan gua antara kawasan karst Pegunungan Selatan Jawa dengan Pegunungan Utara Jawa (Nurani, 1999; 2006; Simanjuntak, 1999). Hal […]

Peninjauan di Tepi Alas Baluran

Dibaca Sebanyak : 67 Pada tanggal 17-18 November 2020 yang lalu, Balai Arkeologi Provinsi D.I. Yogyakarta melakukan peninjauan di BKPH Bajulmati, KPH Banyuwangi Utara. Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi potensi arkeologis di kedua lokasi tersebut: Petak 13D, RPH GunungwaruDi lokasi ini terdapat “Petilasan Mbah Janur Kuning”, terdiri dari dua struktur menyerupai makam, dilengkapi dengan sebuah jirat […]

“Kajian implementatif program SDG’s atas Hasil Penelitian Arkeologi, studi kasus : Melacak Jejak Budaya Austronesia di Kawasan Pantura Madura-2019”

Dibaca Sebanyak : 83 Walaupun penelitian desk study ini bersifat lebih simpel dari pada field study, akan tetapi dapat disimpulkan bahwa hasilnya tidak kalah penting dari penelitian lapangan yang memerlukan biaya berlipat-lipat. Selain dari pada itu, kajian atau study dari hasil penelitian arkeologi dapat ditingkatkan dari penelitian dasar dan penelitian terapan ke jenjang penelitian pengembangan, […]

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa