Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

36 NASKAH KUNO BERHURUF ARAB DI KABUPATEN SEMARANG

Dibaca Sebanyak : 30 Tim Penelitian dari Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta yang diketuai oleh Masyhudi, telah melaksanakan kegiatan penelitian eksplorasi pendokumentasian naskah kuno berhuruf Arab di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa 23 Juli sampai dengan 9 Agustus 2019. Kegiatan penelitian yang bertujuan untuk mendokumentasikan, identifikasi dan  untuk mengetahui muatan atau isi yang terkandung di […]

Unit Layanan Terpadu (ULT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di DIY

Dibaca Sebanyak : 26 Sebelumnya 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di DIY telah melakukan pelayanan publik di kantornya masing-masing. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memberikan kemudahan pada masyarakat dalam menyampaikan pengaduan, permohonan informasi dan permohonan pelayanan publik, maka 11 UPT Kemendikbud di wilayah DIY membentuk sebuah […]

MENUJU PUNCAK MENCAPAI ANGIN

Dibaca Sebanyak : 47 Lokasi obyek penelitian Bentuk dan Karakter Tinggalan Arkeologi di Lereng Utara Gunung Muria yaitu Candi Angin berada pada ketinggian 1420 meter dpal serta Candi Bubrah yang berada pada ketinggian 1317 meter dpal. Kedua lokasi penelitian tersebut memerlukan waktu tempuh 2,5 jam melalui motor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui beberapa tanjakan […]

SETTING OKUPASI DI SITUS-SITUS PLEISTOSEN – AWAL HOLOSEN KAWASAN GUNUNGSEWU, KABUPATEN PACITAN

Dibaca Sebanyak : 49 Penelitian ini dilaksanakan pada tgl. 5 – 25 Juli 2019 di Kabupaten Pacitan khususnya di DAS Kali Baksoka.Tim terdiri atas berbagai kepakaran disiplin ilmu yaitu, arkeologi, geologi, geografi, dan komunikasi visual, khususnya gambar prasejarah. Seluruh anggota tim memiliki tugas masing-masing baik sebagai peneliti, teknisi ataupun administrasi sejumlah 11 orang, Tim diketuai […]

SUNGAI BRANTAS DALAM PERSPEKTIF LANSKAP KULTUR MARITIM

Dibaca Sebanyak : 51 Sungai Brantas adalah sungai kedua terpanjang di Pulau Jawa, setelah Bengawan Solo. Kedua sungai tersebut berperan besar dalam pertumbuhan kehidupan dan kebudayaan masyarakat di Pulau Jawa. Bukti arkeologis tertua yang berkaitan dengan Sungai Brantas adalah Prasasti Kamalagyan (1037 M), yang mencatat bahwa para pedagang dari jauh datang ke Jawa melalui jalur […]

Film Pengetahuan Arkeologi Kotagede 2017

Dibaca Sebanyak : 34 Film Pengetahuan Arkeologi ini bercerita tentang sejarah Mataram Islam sejak berdirinya Kerajaan Mataran Islam yang pertama sampai berpindahnya pusat pemerintahan ke Pleret. Dokumentasi visual mengenai awal tumbuh dan berkembangnya Kotagede serta informasi terkini kondisi tinggalan arkeologi di Kotagede. Kotagede, saat ini lebih terkenal dengan sentra kerajinan peraknya, tetapi juga salah satu […]

Tentang Api dan Pensucian Roh yang Telah Mati

Dibaca Sebanyak : 39 Api dalam agama Hindu memiliki makna penting yang berkaitan dengan perlakuan terhadap orang mati yaitu sebagai unsur penyucian. Oleh karena itu, salah satu ritual perawatan terhadap mayat dalam agama Hindu adalah dengan pembakaran. Selain menyucikan, api juga dipandang memiliki kekuatan untuk menyimpan Api adalah unsur yang menyimpan kekuatan matahari, ketika matatahari […]

Sungai Brantas dalam Perspektif Lanskap Kultur Maritim

Dibaca Sebanyak : 36 Penelitian “Sungai Brantas dalam Perspektif Lanskap Kultur Maritim” dilaksanakan di Sidoarjo pada tanggal 1 s.d. 20 Juli 2019. Survei dilakukan untuk menelusuri tinggalan arkeologi di sepanjang aliran Sungai Brantas wilayah hilir dan muaranya, dengan tujuan untuk mengetahui peranan Sungai Brantas sebagai penghubung daerah pedalaman Jawa dengan daerah pesisir dan wilayah-wilayah di […]

Film Pengetahuan Arkeologi (FPA) Gelang Batu Masa Neolitik

Dibaca Sebanyak : 48 Pada awal masa neolitik sekitar 5.000 BP terjadi migrasi masyarakat penutur bahasa Austronesia dari Taiwan, melalui Filipina dan masuk Kepulauan Indonesia sekitar 4.000 BP. Dalam penyebarannya mereka membawa budaya pertanian padi-padian, teknologi maritim, domestikasi babi, anjing, ayam, budaya rumah panggung, tenun, pembuatan gerabah, dan alat batu yang diupam, termasuk gelang batu. […]

Arkeologi Pleret, Pusat Pemerintahan Mataram Islam yang Ke 3

Dibaca Sebanyak : 55 Pleret merupakan pusat pemerintahan Mataram Islam yang ke-3, dibangun oleh Amangkurat 1 1. Situs Kedaton Situs Kedaton mengacu toponim mengenai letak Kraton Pleret seperti beberapa komponen di dalam keraton lainnya yaitu Sitinggil, Bangsal Witana, Mandungan, Sri Menganti, Pecaosan, Sumur Gumuling, Masjid Panepen, Prabayeksa, bangsal kencana, Bangsal Kemuning, Bangsal Manis, Gedongkuning, dan […]

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa