Balai Arkeologi Provinsi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Candi Surawana

Candi Surawana atau Curabhahna atau Candi Wisnubhawanapura ini terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Dari Ibukota Provinsi Jawa Timur, Surabaya, menuju ke Candi Surawana sejauh 122,5 KM dan dari Kota Kediri menuju ke Candi Surawana sejauh 25 KM.

Candi Surawana ini merupakan sebuah bangunan candi Syiwa berbahan batu andesit yang kondisi sekarang berupa bagian kaki candinya saja dengan ukuran 8 meter x 8 meter. Kondisi lingkungan Candi Surawana yang telah tertata rapi memperlihatkan bahwa Candi Surawana ini telah mengalami beberapa pemugaran yang mana Candi Surawana pertaman kali dipugar pada tahun 1908 0leh D.M. Verbeek dan J. Knebel. tahun 1908.

Candi Surawana ini diperkirakan dibangun pada abad 14. Candi ini dibangun untuk memuliakan seorang Bhre Wengker yang wafat pada tahun 1388 M, merupakan raja wengker yaitu wilayah bawahan Majapahit. Nama Candi Surawana ini beberapa kali disebut dalam kitab Negarakertagama. Dikisahkan jika Bhre Wengker membuka hutan Curabhahna (Surowono), Pasuruan, Pajang. Pada bagian lain juga disebutkan jika Prabu Hayam Wuruk bermalam di Curabhahna (Surowono) setelah perjalanannya dari Blitar.

Hal yang menarik terkait Candi Surawana ini adalah dijumpai relief cerita kehidupan keseharian, adegan yang lucu-lucu , dan relief-relief binatang (Tantri) yang dipahat pada dinding lapik candi. Pada dinding kaki candi juga dijumpai dua kelompok relief cerita yaitu pada panil panjang sebelah utara dan barat daya menggambarkan relief Arjunawiha atau Mintaraga serta panil pendek di pojok timur lau menggambarkan relief Bukbusah ,dan Sri Tanjung.

Updated: July 21, 2021 — 6:18 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa