Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Fragmen botol kaca dari Kota Lama Semarang

Dalam kegiatan penelitian di Kota Lama Semarang yang pernah dilaksanakan oleh #BalarJogja beberapa tahun yang lalu, ditemukan berbagai jenis artefak yang sangat menarik.

Beberapa di antaranya adalah fragmen botol kaca dengan berbagai ukuran, warna serta bentuk. Fragmen botol kaca selalu menarik untuk dianalisis karena sering memberikan teka-teki yang sulit dijawab. Pertanyaan yang paling sering muncul ketika melakukan analisis fragmen botol kaca adalah waktu pembuatan dan fungsi aslinya.Seringkali informasi ini tidak tersedia langsung pada fragmen yang ditemukan, sehingga perlu dilakukan kajian literatur untuk memperoleh data-data tambahan. Akan tetapi, terkadang fragmen botol kaca yang ditemukan memiliki tulisan yang bisa memberikan informasi kepada kita.

Seperti fragmen botol ini, pada bagian dasar terdapat angka 250 yang diperkirakan merujuk pada nomer seri produksinya. Sayangnya tidak ada petunjuk lain tentang botol ini selain tulisan di badan botol yang terputus karena botol ini ditemukan dalam kondisi sudah pecah. Botol berwarna biru kobalt seperti ini sejak dulu sering difungsikan untuk menyimpan obat-obatan, karena warnanya bisa memberikan perlindungan dari radiasi sinar UV untuk cairan yang disimpan di dalamnya. Jika kita memperhatikan bagian dasar fragmen, diperkirakan botol ini diproduksi pada akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20 ketika botol-botol kaca sudah mulai diproduksi dengan mesin semi otomatis

Updated: April 8, 2021 — 4:47 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa