Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Peninjauan Penemuan Komponen Candi Di Dusun Gedongan, Desa Gedongsari, Kec. Jumo, Kab. Temanggung Jawa Tengah (Situs Gumuk Ambeng)

Menindaklanjuti informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung perihal temuan komponen batu-batu candi di Dusun Gedongan Desa Gedongsari Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung sekitar bulan Agustus 2020, maka Balai Arkeologi Propinsi D.I. Yogyakarta melakukan peninjauan di lokasi tersebut pada tanggal 24-27 September 2020. Kegiatan peninjauan temuan yang dilakukan berupa identifikasi temuan dan wawancara dengan narasumber serta melakukan pengumpulan data piktorial berupa dokumentasi foto dan pemetaan.

Berdasarkan hasil peninjauan yang telah dilakukan di lokasi tersebut diperoleh beberapa informasi yaitu:

  1. Berdasarkan tinggalan arkeologi yang ditemukan berada di Dusun Gedongan Desa Gedongsari Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung yang selanjutnya lokasi tersebut disebut Situs Gumuk Ambeng diduga masih akan dijumpai beberapa batu candi maupun temuan yang lainnya.
  2. Lokasi temuan cagar budaya yang berada di spot 1 Situs Gumuk Ambeng dijumpai sebuah yoni dan struktur batu intact yang diduga bagian dari sebuah komponen bangunan candi yaitu bagian bilik candi.
  3. Keberadaan yoni Situs Gumuk Ambeng merupakan penanda utama sebagai bangunan candi Hinduistis
  4. Keberadaan 2 bahan penyusun bangunan berupa batu dan bata diduga di Situs Gumuk Ambeng ini pernah eksis bangunan candi berbahan batu dan pagar candi berbahan bata.
  5. Keletakkan Situs Gumuk Ambeng yang berada di atas bukit merupakan lokasi jamak dijumpai seperti pada Situs Candi Gunung Wukir, Situs Candi Gunungsari, Situs Candi Gunung Pring seperti yang dijumpai di wilayah Magelang.
  6. Secara geografis, aspek keruangan lokasi temuan berada di lereng dan kaki sisi timur hingga timur laut Gunung Sindoro yang merupakan dataran Kedu. Area tersebut memang salah satu wilayah penting sebagai jejak peradaban Mataram Kuno, secara kronlogi relatif pada awal abad IX Masehi, sehingga secara kronologi relatif Situs Gumuk Ambeng juga berada pada periode sekitar abad IX Masehi.
Updated: October 13, 2020 — 3:11 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa