Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Stupa Candi Buddha

Salah satu ciri bangunan candi berlatar belakang agama Buddha adalah terdapatnya stupa. Stupa awalnya didirikan untuk menyimpan abu jenazah Buddha Gautama, kemudian juga digunakan untuk menyimpan abu jenasah dan relik para bhiksu. Pada perkembangannya, stupa menjadi perlambang mangkuk, jubah dan tongkat Sang Buddha. Secara arsitektural, stupa terdiri dari tiga bagian, yaitu anda (bagian dasar yang berbentuk membulat), yasti (bagian tengah yang bentuknya seperti tiang, dikelilingi pagar yang disebut harmika), dan chatra (bagian puncak yang berupa payung). Di Indonesia, stupa seringkali ditempatkan sebagai puncak bangunan candi agama Buddha, namun juga ada bangunan candi yang hanya terdiri dari sebuah stupa tunggal.

Sumber : Kamus Istilah Arkeologi I dan Vademekum Cagar Budaya 2011

Updated: May 15, 2020 — 4:11 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa