Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Kesultanan Tidore : Bukti Arkeologi Sebagai Pusat Kekuasaan Islam Dan Pengaruhnya Di Wilayah Periferi

ABSTRACT

The sultanate of Tidore is not only an area of ‚Äč‚ÄčIslamic influence residing in Tidore Island, as it is widely understood all along. Tidore Sultanate, is actually one of the centers of Islamic power that has a broad influence to other areas in the Maluku Islands and in Papua. Tidore with Ternate, is the most developed region, as both are able to expand influence and control other areas. This study is a literature study, through historical data and archaeological data from previous studies, to explain the development of the Tidore Sultanate as a center of power and influence in the Tidore power periphery region. The results of the study explain, based on historical data and archaeological evidence, Tidore developed as a center of power with the character of a sultanate city, and has a broad influence to other areas both in the Maluku Islands and in Papua which is the periferinya territory or the territory of Tidore Sultanate.

Keywords: Tidore, sultanate, power, civilization, Islam.

ABSTRAK

Kesultanan Tidore tidak hanya sebagai wilayah pengaruh Islam yang berada di Pulau Tidore, sebagaimana yang banyak dipahami selama ini. Kesultanan Tidore, sesungguhnya adalah salah satu pusat kekuasaan Islam yang memiliki pengaruh yang luas hingga ke wilayah-wilayah lainnya di Kepulauan Maluku maupun di Papua. Tidore bersama Ternate, merupakan wilayah yang paling berkembang, karena keduanya mampu memperluas pengaruh dan menguasai wilayah-wilayah lainnya. Kajian ini merupakan studi literatur, melalui data sejarah dan data arkeologi dari penelitian-penelitian sebelumnya, untuk menjelaskan perkembangan Kesultanan Tidore sebagai pusat kekuasaan dan pengaruhnya di wilayah periferi kekuasaan Tidore. Hasil penelitian menjelaskan, berdasarkan data sejarah dan bukti-bukti arkeologi, Tidore berkembang sebagai pusat kekuasaan dengan ciri sebagai kota kesultanan, dan memiliki pengaruh yang luas ke wilayah lainnya baik di wilayah Kepulauan Maluku maupun di Papua yang menjadi wilayah periferinya atau daerah kekuasaan Kesultanan Tidore.

Kata kunci : Tidore, kesultanan, kekuasaan, peradaban, Islam.

Untuk artiel lengkap dapat di unduh di sini


Updated: October 30, 2019 — 3:17 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa