Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Vredeburg Fair 2019 “Prestasi Tanpa Batas

Kegiatan Vredeburg Fair 2019 dengan tema “Prestasi Tanpa Batas ” dibuka pada tanggal 19 Septermber 2019. Pameran yang berada di lokasi Benteng Vredeburg Yogyakarta diikuti oleh beberapa instansi antara lain Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta, Monumen Pers Nasional Solo, Museum Sumpah Pemuda Jakarta, Museum Negeri Sonobudoyo Yogyakarta, Museum Penerangan TMII Jakarta, Balai Arkeologi D.I Yogyakarta, Museum Nasional Jakarta, Museum Olahraga Nasional TMII Jakarta, Balai Konservasi Borobudur, dan Museum Joeang 45 Jakarta.

Keikutsertaan Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta pada Vredeburg Fair tahun 2019 ini mengangkat tema “Mataram Islam” dan menampilkan figur Sultan Agung sebagai tokohnya. Pemilihan ini sejalan dengan tema yang ditentukan pada pelaksanaan Vredeburg Fair tahun 2019 ini. Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta bertujuan ingin memperkenalkan Mataram Islam kepada para pengunjung melalui media pamer yang disusun. Hal ini juga sejalan dengan kegiatan Rumah Peradaban Situs Plered yang dilaksanakan sekira akhir Oktober tahun 2019 ini. Bermula dari Vredeburg Fair 2019 dan disusul dengan Rumah Peradaban Situs Plered 2019, Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya untuk lebih mengenal sejarah Yogyakarta.
Kegiatan Vredeburg Fair “Prestasi Tanpa Batas” yang telah mulai dibuka pada tanggal 19 September 2019 dan berlangsung hingga tanggal 24 Septemebr 2019 dengan jam operasional pameran dari jam 08.00 hingga jam 22.00 WIB.


Media Pamer Balai Arkologi Yogyakarta, berupa poster yang terdiri dari poster Pajang Kotagede dan Kerta, Arkeologi Plered, Sultan Agung serta Profil Balai Arkeologi D.I Yogyakarta.

Media pamer berupa buku terbitan antar alain : Bunga Rampai Benteng Dulu Kini dan Esok, Bhumi Wurawan, Manusia dan Ranau Kajian Arkeologi Permukiman, Tondowongso, Situs Liyangan dan Sejarahnya, Fauna Vertebrata Prasejarah, dan Liyangan Kini, Doeloe, dan Esok. Selain itu Balai Arkoelogi DI Yogyakarta juga menampilkan Film Pengetahuan Arkeogi, selain itu juga ada Games Interaktif Arkeologi serta Permainan Ular Tangga Arkeologi yang digemari oleh anak-anak. Balai Arkeologi juga menyediakan properti foto seperti Baju adat baik pria maupaun wanita dalam adat jawa

Kegiatan Vredeburg Fair 2019 dibuka oleh Direktur Kesenian Kemendikbud Dr. Restu Gunawan, M.Hum dan Kepala Benteng Vredeburg Yogyakarta. Selama 6 hari pelaksanaan kegiatan pameran Vredeburg Fair “Prestasi Tanpa Batas” dari tanggal 19-24 September 2019 , stand Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta telah dikunjungi sebanyak 970 pengunjung dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, dan turis asing. Daya tarik stand Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta adalah tema mengenai Kerajaan Mataram Islam mengenai Kotagede, Plered dan Kerto , serta Sultan Agung, serta permainan ular Tangga Arkeologi . Pengunjung pameran terbanyak adalah para pelajar yang mendatangi stand pada pagi hari hingga siang. Hal ini dikarenakan adanya kunjungan siswa-siswi luar Yogyakarta yang sedang melakukan karya wisata. Sedangkan sore hingga malam hari pengunjung berasal dari masyarakat umum serta mahasiswa yang meluangkan waktunya untuk mengunjungi stand pameran. Pada kesempatan ini, Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta melakukan distribusi beberapa produk seperti tumbler, payung dan gantungan kunci.

Updated: September 25, 2019 — 6:28 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa