Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Batik Candi on Click

Sebagai heritage yang harus dilestarikan dan dipromosikan untuk berbagai kepentingan, bangunan candi menyimpan berbagai makna luhur yang antara lain tercermin pada kemegahan arsitektural, teknologi pembangunan, maupun filosofi desainnya. Namun di dibalik itu, sebagai buah karya adiluhung masa Hindu-Buddha, bangunan candi ternyata juga memiliki kekayaan estetika sebagaimana tergambar pada aspek dekoratif berupa pahatan-pahatan relief maupun unsur-unsur dekoratif pada arca yang biasanya menyertai bangunan candi.

Setidaknya ada tiga kategori aspek dekoratif  berupa relief yang dipahatkan pada bangunan candi, yaitu:

  • Relief cerita, adalah visualisasi cerita berdasarkan kitab keagamaan masa itu maupun visualisasi cerita bertema pendidikan.
  • Relief tanpa cerita, adalah relief yang tidak menggambarkan alur cerita tertentu, biasanya berupa bentuk-bentuk hiasan atau symbol-simbol mitologi-religius.
  • Relief candrasengkala, adalah relief yang menggambarkan figur (manusia, hewan, atau mahluk mitologis) yang dapat diartikan sebagai sebuah kalimat. Kalimat ini selanjutnya dapat diterjemahkan sebagai angka yang menunjuk pada tahun tertentu.

Sementara itu, aspek dekoratif pada arca dapat dibedakan menjadi:

  • Hiasan yang digambarkan pada pakaian yang dikenakan,
  • Aksesoris yang biasanya juga melengkapi wujud sebuah arca, seperti gelang kaki, kalung, gelang lengan, dan mahkota.
  • Hiasan yang dipahatkan pada tempat duduk dan sandaran arca.

Salah satu kawasan yang memiliki banyak bangunan candi adalah kawasan Prambanan yang meliputi wilayah Kabupaten Sleman di Yogyakarta dan Kabupaten Klaten di Jawa Tengah. Prambanan tidak sekedar ditempatkan sebagai nama sebuah candi atau nama sebuah lokasi, akan tetapi ditempatkan sebagai sebuah kawasan yang memiliki kekhasan budaya yang unik, baik sebagai objek arkeologis, objek wisata, maupun wilayah permukiman. Seluruh potensi ini dianggap sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pusat wisata budaya yang mampu memberdayakan masyarakat setempat tanpa harus kehilangan identitasnya sejalan dengan modernisasi yang tengah dan terus berlangsung (Suryo, et.al., 1999: xii).

Batik Candi on Click merupakan salah satu media interaktif hasil produksi Balar Jogja pada tahun 2011, berisi informasi grafis mengenai ragam motif batik yang bersumber dari ragam hias yang terdapat pada bangunan candi dan arca di kawasan Prambanan.
Di dalam CD Interaktif ini berisi :

KLIK TAUTAN INI UNTUK MENGUNDUH CD INTERAKTIF BATIK CANDI ON CLICK

BATIK CANDI ON CLICK

  1. 4 buah sub menu (Batik Candi, Ragam Hias, Batik Bayar, Ilustrasi)
  2. Pada menu Ragam Hias terdapat 2 buah sub menu yaitu arca dan candi.
    (Di dalam sub menu arca dan candi terdapat daftar arca dan candi yang dapat dipilih)
  3. Pada menu BATIK BAYAT terdapat 4 buah sub menu.
    (Di dalam sub menu BATIK BAYAT terdapat data perajin batik yang dapat dipilih)
  4. Pada menu ILUSTRASI terdapat dokumentasi proses pembuatan Batik Bayat baik dalam bentuk foto maupun video.

Logo instansi yang terdapat di CD Interaktif ini masih mengunakan Logo Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif karena pada saat itu Balar Jogja merupakan UPT di bawah Kemenbudpar sebelum berpindah ke Kemdikbud.

Updated: July 1, 2019 — 4:05 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa