Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Karakter Arsitektur, Lingkungan, dan Sejarah Candi Sirih

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arsitektur Candi Sirih yg meliputi bentuk dan denah bangunan, halaman, serta tata letaknya. Selain itu juga untuk mengetahui lingkungan geologis sekitar candi apakah tersedia bahan pembuat candi dari batu tufa. Selain itu juga untuk mengetahui sejarah candi. Candi ini masih berdiri namun tinggal bagian kaki dan sebagian tubuhnya yang tinggal dinding sebelah timur, sedangkan atap candi telah runtuh.

Ekskavasi telah dilakukan di depan candi induk dan berhasil memperjelas struktur pondasi dan struktur pondasi tangga masuk candi induk.
Ekskavasi di belakang candi perwara selatan ditemukan tatanan batu tufa dan napal untuk memperkuat halaman. Ekskavasi di antara candi perwara tengah dan candi perwara utara memperjelas struktur sudut kaki candi perwara tengah dan struktur sudut kaki candi perwara utara. Selain itu juga ditemukan sebuah arca kecil yang belum dapat diidentifikasi karena kepala terutama wajah arca telah hilang hanya ada praba di bagian belakang kepala yang menunjukkan tokoh dewa.

Ekskavasi di dekat struktur batu di selatan candi memperjelas adanya struktur talud halaman pertama. Survei geologi di sekitar candi menunjukan bahwa candi dibangun di lingkungan yang banyak menyediakan bahan tufa sebagaimana digunakan sebagai bahan candi. Secara keseluruhan candi Sirih adalah sebuah kompleks candi Hindu yang terdiri dari sebuah candi induk menghadap ke barat dengan tiga buah candi perwara di depannya dan dikelilingi sebuah pagar keliling. Candi ini didirikan pada masa kerajaan Mataram kuna berkuasa.


Updated: May 31, 2019 — 3:18 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa