Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Melacak Jejak-Jejak Budaya Austronesia di Kawasan Pantai Utara Pulau Madura

Secara garis besar penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu pertama merupakan kegiatan survey disepanjang pantai utara pulau Madura dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Survey meliputi potensi geomorfologi, arkeologi, dan etnografi. Berdasarkan hasil survey itulah akan ditentukan titik-titik yang layak untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Tahap berikutnya yaitu ekskavasi atau penggalian, yang merupakan kegiatan yang spesifik dalam penelitian arkeologi. Pada saat tim telah menyelesaikan kegiatan tahap pertama dan telah menentukan titik lokasi yang akan dikaji lebih lanjut, maka terlebih dahulu diselenggarakan sosialisasi tentang bentuk dan cara penelitian dalam arkeologi.

Sementara anggota tim penelitian mempersiapkan kegiatan ekskavasi di Dusun Kalak Barat, Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasehan, Kabupaten Pamekasan, sebagian yang lain menyiapkan kegiatan Sosialisasi tentang penelitian arkeologi yang dilakukan oleh tim dari Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan sosialisasi diselenggarakan di Balai Desa Batu Kerbuy diikuti oleh sebagian besar masyarakat Dusun Kalak Barat. Sosialisasi sangat penting dilakukan oleh setiap tim penelitian arkeologi, agar masyarakat memahami maksud dan tujuan dilakukannya kegiatan penelitian arkeologi tersebut. Dalam Sosialisasi ini mengundang narasumber dari tokoh masyarakat dan ketua tim penelitian yang akan menjelaskan apa dan bagaimana penelitian arkeologi.

Kegiatan sosialisasi diselenggarakan di Balai Desa Batu Kerbuy diikuti oleh sebagian besar masyarakat Dusun Kalak Barat. Sosialisasi sangat penting dilakukan oleh setiap tim penelitian arkeologi, agar masyarakat memahami maksud dan tujuan dilakukannya kegiatan penelitian arkeologi tersebut. Dalam Sosialisasi ini mengundang narasumber dari tokoh masyarakat dan ketua tim penelitian yang akan menjelaskan apa dan bagaimana penelitian arkeologi.

Sebelum tim penelitian ini mengakhiri kegiatannya, maka perlu melakukan Seminar Hasil Penelitian Arkeologi sebagai salah satu bentuk pertanggung-jawaban melaporkan hasil-hasil yang telah diperoleh dari kegiatan survey dan ekskavasi. Seminar Hasil Penelitian diselenggarakan hari Senin, 27 Mei 2019 di Hotel Cahaya Berlian Pamekasan. Peserta seminar antara lain dari unsur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Guru mata pelajaran sejarah dan seorang pelajar dari SMA baik di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Sedangkan narasumber dalam seminar ini yaitu Bapak Achmad Syaifuddin, ST.MT. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pamekasan dan Bapak Sonny Budiharto, SH, M.Si. Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pamekasan, dan Drs. Gunadi, M.Hum. yang sekaligus sebagai ketua tim penelitian melaporkan hasil penelitian walaupun masih berupa data dan analisis awal. Baik dari Situs Kalak Barat, Kec. Pasehan, Kab. Pamekasan maupun Situs Bandaran Timur, Kec. Sokobanah, Kab. Sampang.

Untuk mendownload artikel ini silahkan klik tautan di bawah ini :

Updated: May 29, 2019 — 2:48 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa