Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Peninjauan di Kabupaten Trenggalek oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta

Peninjauan di Kabupaten Trenggalek oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta mendapatkan hasil yang cukup signifikan. Lokasi peninjauan bertempat di dua tempat yaitu Dusun Jati Gambang, Desa Gayam, Kec. Panggul dan Desa Karangrejo, Kec. Kampak. 

Temuan di Dusun Jati Gambang sebagai berikut :

Uang kepeng dengan huruf Cina pada salah satu bagian sisinya. Ketika ditemukan, uang kepeng ini berjumlah 80 keping.

Lokasi penemuan Jobong, awalnya Jobong berada di tengah-tengah persawahan, pada saat menggali tanah untuk mencari bahan pembuatan bata, Jobong kemudian dipindahkan. Di lokasi pemindahan ini terdapat juga tumpukan batu-batu yang berasal dari tempat yang sama.

Sebaran gerabah yang berasal dari area persawahan. Gerabah-gerabah ini diperoleh ketika ada warga yang menggali tanah di area persawahan untuk mecari bahan pembuatan bata.

Fragmen Jobong yang berada di area persawahan. Sebaran gerabah yang diduga bagian dari Jobong ini masih insitu berada di area persawahan. Penanda sebaran gerabah ini adalah daun kelapa kering yang ditancapkan pada lokasi sebaran gerabah.

Piring keramik yang ditemukan bersamaan dengan ditemukannya guci, yaitu di area persawahan. Warna piring celadon. Diameter piring berukuran 27 cm. Diameter bagian kaki berukuran 8 cm, dan tinggi kaki 1 cm.

Guci keramik yang ditemukan di dekat lokasi ditemukan Jobong. Guci ini masih utuh dan saat ini disimpan di rumah warga. Guci ini berglasir coklat tua yang sudah aus dengan hiasan berupa lekukan menyerupai handel berjumlah empat buah. Diameter bagian bawah guci berukuran 16 cm. Diameter guci berukuran 25 cm, sedangkan diameter lubang guci berukuran 16 cm. Tinggi guci berukuran 16 cm dan tingi guci berukuran 22 cm.

Temuan di Desa Karangrejo sebagai berikut :

Lumpang-lumpang tersebar di wilayah pedesaan. Berdasarkan keterangan warga, terdapat setidaknya 19 hingga 20 buah lumpang. Kondisi saat ditemukan ada yang masih dalam kondisi baik adan yang sudah pecah dibeberapa sisinya. Jarak antar lumpang bervariasi.

Updated: May 27, 2019 — 8:04 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa