Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Patiayam, Situs Pleistosen di Pulau Jawa

Situs Patiayam merupakan salah satu situs yang menjadi objek penelitian yang dilakukan oleh Balai Arkeologi D.I Yogyakarta. Selain karena potensi arkeologis Patiayam yang begitu besar, juga karena adanya ancaman berupa pengamblan fosil-fosil oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab

Tepatnya pada tahun 2005, setelah melakukan peninjauan, Balai Arkeologii DIY mulai menjalankan penelitian intensif di Situs Patiayam. Penelitian-penelitian ini berupa penggalian (ekskavasi) dan survei arkeologis. Tujuan dari rangkaian penelitian ini adalah untuk menguak informaasi – informasi mengenai kehidupan kala Pleistosen yang tersimpan di bukit Patiayam, seperti kearagaman jenis fauna, sebaran fosil-fosil dan jejak-jejak tinggalan budanyanya.

Tahun 2007 merupakan tahun yang istimewa, karena dari ekskavasi yang dilakukan, ditemukan jejak-jejak budaya manusia untuk pertama kalinya di Situs Patiayam ini. Temuan-temuan itu berupa alat-alat batu seperti alat serpih, kapak genggam, alat serut dan kapak perimbas yang berbahan batu gamping kersikan. Penemuan itu semakin mengukuhkan bahwa di Patiayam memang pernah dihuni oleh manusia purba pada kala Pleistosen. Alat-alat batu tersebut melengkapi penemuan beberapa fragmen tengkorak Homo erectus di Patiayam yang telah ditemukan jauh sebelumnya

Artefak-artefak penting itu tak akan ditemukan jika tidak dilakukan ekskavasi di Situs Patiayam. Ekskavasi atau penggalian memang sangat penting dalam penelitian arkeologi, karena melalui itulah para arkeolog mengumpulkan data yang diteliti. Ekskavasi memiliki metode yang berbeda-beda tergantung dari apa yang akan dicari dan tergantung pula pada kondisi fisik lokasi yang akan digali.

Updated: May 22, 2019 — 4:14 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa