Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Museum Vredeburg Gratiskan Tiket Masuk 1-3 Mei 2019 Dalam Rangka Memperingati Hardiknas

Hardiknas 2019 Pekan Pendidikan Jogja 2019

Selasa 25 April 2019 bertempat di ruang audio visual Museum Benteng Vredeburg, dilakukan konferensi pers, acara dihadiri oleh berbagai wartawan dari media masa baik cetak maupun elektronik antara lain Suara Merdeka, ADI TV, Radar Jogja, Koran Bernas, Minggu Pagi, RRI, Radio Edukasi, Koran Merapi, Radiomu, Gudegnet, Akurat.co, Elsindo, Pelopor, Suara Indonesia, Jogja TV, serta seksi Publikasi Hardiknas dari UPT Kemendikbud Wilayah Yogyakarta.

Turut hadir narasumber ibu Daswati Astuti (Kepala P4TK Seni Budaya) sebagai Koordinator UPT Jogja, Ketua panitia ibu Sarjilah (Kepala LPMP Yogyakarta), Bp. Suharja ( Kepala Museum Benteng Vredeburg) serta Bp. Janu Riyanto (P4TK Seni Budaya)  selaku koordinator seksi publikasi. Dijelaskan bahwa perayaan hardiknas ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Tahun 2019 adalah kali ke 2 dilaksakan Pekan Pendidikan Jogja acara ini akan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P pada hari Rabu tanggal 1 Mei pukul 15.00 WIB di halaman Benteng Vredeburg.

Pekan Pendidikan Jogja merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan untuk memperingati Hardiknas. Hardiknas 2019 mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” acara ini didukung oleh 11 UPT Kemendikbud antara lain : (1) PPPPTK Matematika, sebagai koordinator UPT; (2) PPPPTK Seni dan Budaya; (3) LPMP DIY; (4) Museum Benteng Vredeburg; (5) Balai Bahasa; (6) Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan; (7) Balai Pelestarian Cagar Budaya; (8) Balai Arkeologi; (9) Balai Pelestarian Nilai Budaya; (10) BP-PAUD dan DIKMAS; dan (11) SEAMEO QITEP in Mathematics. Selain itu acara ini juga didukung oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi DIY Serta Disdikpora Kabupaten.

Museum Vredeburg sendiri mengratiskan tiket masuk dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional 2019 yaitu pada tanggal 1 – 3 Mei 2019, diharapkan akan ada lebih banyak pengunjung yang datang ke acara ini, setidaknya jumlah kunjungan dapat meningkat 2 kali lipat dibanding hari – hari biasa.

Selama empat hari, Pekan Pendidikan Jogja 2019, akan menyuguhkan berbagai macam kegiatan yang bernuansa pendidikan dan kebudayaan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut adalah:

  1. Pameran Pendidikan yang diikuti oleh 11 UPT, Sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK, dan Komunitas pemerhati pendidikan;
  2. Pameran Buku dan Bazar Buku Murah di bawah koordinasi IKAPI;
  3. Seminar/Talkshow/Dialog yang akan dilaksanakan secara parallel di 3 ruangan setiap pagi (9.00 – 12.00) dan sore (14.00 – 16.00);
  4. Workshop Pendidikan yang dilaksanakan secara parallel di depan 11 booth Pameran UPT Kemdikbud;
  5. Pemutaran 6 judul Film Pendidikan pada Bioskop Keliling di Benteng Vredeburg dan sekolah-sekolah se-Provinsi DIY;
  6. Pagelaran Seni Budaya yang dipersembahkan oleh pelajar sekolah se-Provinsi DIY. Pagelaran Seni Budaya merupakan kerjasama 11 UPT, Disdikpora Provisi DIY, dan 5  Disdikpora Kabupaten/Kota se-DIY:
  7. Sepeda santai 11 UPT Kemdikbud se-DIY pada tanggal 1 Mei 2019 dengan rute “Napak Tilas Perjalanan Hidup Bapak Pendidikan Nasional: Ki Hadjar Dewantara”;
  8. Parade Marching Band oleh 5 SD/PAUD sebanyak 250 orang anak pada tanggal 1 Mei 2019;
  9. 100 siswa membatik 200 meter pada tanggal 1 Mei 2019;
  10. Aktivitas matematika outdoor bersama siswa(i) SD, SMP, dan SMA se-DIY;
  11. Kegiatan kolosal mewarnai, melukis, dan dolanan anak oleh siswa(i) se-DIY;
  12. Parade Band oleh pelajar SMP, SMA, dan SMK se-DIY; dan
  13. Mendongeng interaktif/tutorial bersama siswa(i) PAUD se-DIY
  14. Gerak jalan bersama 900 siswa (i) se-DIY oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY.

“Bersama seluruh UPT Kemdikbud mari kita sukseskan Pekan Pendidikan Jogja 2019”

Updated: April 25, 2019 — 1:39 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa