Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Buku – Buku Publikasi Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta

Berikut ini adalah buku terbitan Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta antara lain :

Beberapa Benteng Belanda di Jawa Tengah

Tinggalan arkeologi yang berupa bangunan pertahanan, dalam hal ini benteng cukup banyak ditemukan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Tinggalan tersebut meliputi benteng -benteng yang dibuat oleh kerajaan-kerajaan setempat ddi bberbagai pulau di Indonesia, maupun yang didirikan oleh bangsa-bangsa asing yang pernah hadir di Nusantara. Salah satu yang dipaparkan pada kesempatan ini adalah mengenai sejumlah benteng yang pernah didirikan oleh Belanda di berbagai wilayah di Jawa Tengah

 

Situs Liyangan dan Sejarah nya

Situs Liyangan yang sekarang sudah mulai dikenal oleh masyarakat secara luas merupakan salah satu situs unggulan yang diteliti sejak 2010 oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta. Berbagai data arkeologi yang unik dan langka mencerminkan beragam kehebatan sejarah peradaban leluhur sekaligus menjadi pengetahuan baru, bahkan di kalangan para peneliti. Kehebatan itu sedikitnya mengenai denyut kehidupan dan peradaban masa Mataran Kuno yang sangat kentara, dalam dinamika sejarah peradaban yang luas

 

Fauna Vetebrata Prasejarah

Fauna Vertebrata Prasejarah merupakan sebuah buku pengayaan yang ditujukan untuk kalangan siswa sekolah menengah yang diterbitkan oleh Balai Arkeologi D.I Yogyakarta dalam kegiatan Rumah Peradaban 2017, buku ini di tulis oleh Indah Asikin N dan Siswanto dengan latar belakang bidang keilmuan  Prasejarah. Menilik isi buku mengenai kondisi geografis – geologis Kepulauan Indonesia hinngga lingkungan budaya pada masa prasejarah, selain subbtansi utama berupa jenis faunnya, buku ini dapat memperkaya beberapa mata pelajaran sekaligus seperti sejarah, biologi, dan geografi ( Sambutan Kepala Balai Arkeologi DIY ).

Updated: November 27, 2018 — 1:29 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa