Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Pajang, Kotagede, dan Kerta

Dibaca Sebanyak : 10 Kotagede merupakan ibukota Mataram Islam yang pertama, Mataram Islam berawal dari Kadipaten yang dibangun oleh Ki Ageng Pemanahan pada tahun 1575, yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Pajang. Adiwijaya sebagai Raja Pajang menganugerahkan tanah pardikan kepada Ki Ageng Pemanahan sebagai imbalan atas jasanya membantu penyelesaian pemberontakan Arya Penangsang sebagai wilayah bawahan […]

HARI PURBAKALA

Dibaca Sebanyak : 17 Hari Purbakala yang kemudian diperingati settiap tanggal  14 Juni ini didasarkan pada terbentuknya institusi formal yang menangani masalah kepurbakalaan pada masa pemerintahan Kolonial Belanda yang bernama “ Oudheidkundige Dienst in Nederlansch-Indie” pada tanggal 14 Juni 1913. Lembaga kebudayaan pertama di Indonesia didirikan oleh kaum terpelajar di Jakarta dengan nama Bataviaash Genootschap van kunsten en wetenchapenpada […]

Budaya Megalitik di Banyuwangi Dalam Konteks Persebaran Budaya Megalitik di Jawa Timur

Dibaca Sebanyak : 77 Penelitian ini berlokasi di Situs Mulyosari, Afdelling Mulyosari, Desa Kebonrejo, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Subjek penelitian ini adalah tinggalan-tinggalan megalitik yang ada di Situs Mulyosari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap budaya megalitik di Kabupaten Banyuwangi dan hubungannya dengan daerah lain di kawasan ujung timur Jawa dalam konteks pemujaan terhadap leluhur […]

Melacak Jejak-Jejak Budaya Austronesia di Kawasan Pantai Utara Pulau Madura

Dibaca Sebanyak : 127 Secara garis besar penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu pertama merupakan kegiatan survey disepanjang pantai utara pulau Madura dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Survey meliputi potensi geomorfologi, arkeologi, dan etnografi. Berdasarkan hasil survey itulah akan ditentukan titik-titik yang layak untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Tahap berikutnya yaitu ekskavasi atau […]

Peninjauan di Kabupaten Trenggalek oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta

Dibaca Sebanyak : 42 Peninjauan di Kabupaten Trenggalek oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta mendapatkan hasil yang cukup signifikan. Lokasi peninjauan bertempat di dua tempat yaitu Dusun Jati Gambang, Desa Gayam, Kec. Panggul dan Desa Karangrejo, Kec. Kampak.  Temuan di Dusun Jati Gambang sebagai berikut : Uang kepeng dengan huruf Cina pada salah satu bagian sisinya. […]

Bunga Rampai, Bhumi Wurawan

Dibaca Sebanyak : 72 Kalimat Bhumi Wurawan hingga kini masih sering diperdebatkan dan menjadi silang pendapat di antara para ahli. Kalimat ini pertama kali muncul dalam goresan  lempengan tembaga, prasasti Malurung yang dikeluarkan oleh Sri Maharaja Dhiraja Kertanagara Wikrama Dharmmotunggadewa pada tahun 1255 M. Menurut Prasasti ini Wurawan adalah ibu kota atau pusat pemerintahan kerajaan […]

Patiayam, Situs Pleistosen di Pulau Jawa

Dibaca Sebanyak : 58 Situs Patiayam merupakan salah satu situs yang menjadi objek penelitian yang dilakukan oleh Balai Arkeologi D.I Yogyakarta. Selain karena potensi arkeologis Patiayam yang begitu besar, juga karena adanya ancaman berupa pengamblan fosil-fosil oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab Tepatnya pada tahun 2005, setelah melakukan peninjauan, Balai Arkeologii DIY mulai menjalankan penelitian intensif di […]

Sejarah Lingkungan Pulau Jawa Bagian Utara

Dibaca Sebanyak : 58 Pleistosen adalah suatu pembabakan kala dalam geologi yang berlangsung pada sekitar 2 juta – 10 ribu tahun yang lalu. Di masa inilah terjadi peristiwa glasial-interglasial yang mempengaruhi iklim dunia. Masa plestosen juga sangat berhubungan dengan migrasi hewan-hewan purba, karena ketika peristiwa glasial terjadi, permukaan laut menjadi berkurang dan timbullah jembatan darat […]

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa