Balai Arkeologi Provinsi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Predikat ZI WBK Balai Arkeologi Prov. D.I Yogyakarta

Dibaca Sebanyak : 64 Senin 20 Desember 2021 merupakan hari bersejarah bagi Balai Arkeologi Prov. D.I Yogyakarta dimana pada hari ini #BalarJogja berhasil meraih predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI/WBK). Apresiasi dan penganugerahan diberikan oleh Kementrian PANRB secara daring setelah kami berhasil melalui proses evaluasi yang sangat panjang serta penuh perjuangan dari […]

Temu Ilmiah Rutin : Arkeologi Digital

Dibaca Sebanyak : 154 Arkeologi digital adalah penerapan teknologi informasi dan media digital pada arkeologi, misalnya animasi, rekonstruksi 3D, realitas virtual, sistem informasi arkeologis, dan teknik digital lainnya. Penggunaan teknologi digital di bidang arkeologi dapat dimanfaatkan untuk tujuan dokumentasi, analisis, interpretasi, dan rekonstruksi melalui metode non dan/atau less-intrusif, sehingga mendukung upaya konservasi peninggalan arkeologi. Belakangan […]

Jurnal Berkala Arkeologi Volume 41 Nomor 2

Dibaca Sebanyak : 82 Jurnal Berkala Arkeologi Volume 41 Nomor 2 Balai Arkeologi Prov. D.I Yogyakarta telah terbit dan bisa diakses melalui laman kami di berkalaarkeologi.kemdikbud.go.id. Dalam edisi bulan November ini terdapat tujuh artikel yang membahas kajian arkeologi dengan berbagai tema. Artikel tentang alat batu dari Gua Arca, Kangean mengawali edisi ini, diikuti oleh kajian […]

Animasi Film Liyangan II

Dibaca Sebanyak : 82 Liyangan merupakan Situs Klasik yang terletak di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dimana terdapat berbagai peningalan kuna yang sangat menakjubkan. Oleh karena itu, Balai Arkeologi Prov. D.I Yogyakarta menjadikan Situs Liyangan ini sebagai salah satu lokus Rumah Peradaban yang diadakan setiap tahun dimulai dari 2016 hingga sekarang. Film Animasi Liyangan II, merupakan […]

Periuk

Dibaca Sebanyak : 83 Salah satu contoh perabotan sehari-hari yang ditemukan di Situs Liyangan adalah periuk berbahan tanah liat. Fungsi dari periuk adalah sebagai wadah untuk menanak nasi atau memasak bahan makanan lainnya. Sisa-sisa jelaga juga masih terdapat di bagian bawah periuk yang ada pada gambar di atas.

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa