Balai Arkeologi Provinsi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Komitmen

BALAR JOGJA UNTUK SEMUA:
Bersih, Berintergritas, dan Berorientasi Pada Pelayanan

Zona Intergritas – Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani atau ZI-WBK/WBBM merupakan sebuah predikat. Menurut definisinya, Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui Reformasi Birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. WBK sendiri merupakan predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang telah berhasil melaksanakan reformasi birokrasi  dengan baik, yaitu telah  memenuhi sebagian besar kriteria proses perbaikan pada  enam area perubahan yang meliputi: 1) manajemen perubahan, 2) penataan tata laksana, 3) penataan sistem manajemen SDM, 4) penguatan pengawasan,  5) penguatan akuntabilitas kinerja, dan 6) peningkatan kualitas pelayanan publik.

Balar Jogja, sebutan masyarakat untuk Balai Arkeologi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah berbenah dalam rangka Reformasi Birokrasi sejak beberapa tahun yang lalu. Perbaikan pada keenam area perubahan, seluruhnya dilandasi pada tugas dan fungsi Balar Jogja, yaitu penelitian dan pengembangan arkeologi. Di wilayah kerja yang meliputi DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, penelitian dilaksanakan dengan cara mencari situs dan benda arkeologi, analisis dan interpretasi, serta menyimpan, merawat, dan mengawetkan benda hasil penelitian. Pengembangan dilakukan dengan cara mendayagunakan hasil penelitian, mempublikasikan dan mendokumentasikan, serta membuat inventarisasi dan penyusunan data; agar proses dan hasil penelitian dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Secara berangsur-angsur, dengan berkomitmen untuk bekerja secara bersih tanpa korupsi dan berintegritas dalam berkarya, maka produktivitas dan kualitas kinerja meningkat. Dengan begitu maka menjadi leluasa dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, baik berupa informasi maupun data hasil penelitian arkeologi untuk didayagunakan dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Pelayanan informasi dipermudah dengan memanfaatkan teknologi dan mengembangkan media untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Pojok Literasi Arkeologi di beberapa sekolah, Archaeology On the Street, Archaeology Goes to School, dan Ruang Peradaban adalah contoh inovasi media informasi. Jurnal ilmiah diperkuat, perpustakaan dikembangkan sehingga nyaman untuk dikunjungi secara langsung maupun secara daring, laman dan media sosial dikelola dan dipromosikan untuk memanjakan publik dalam memperoleh informasi. Pengaduan, khususnya terkait pelaporan penemuan benda arkeologi, dipermudah dengan menyediakan form di laman yang dapat diisi melalui HP.

Keterlibatan pimpinan di semua lini mempermudah dalam penyampaian pemahaman terhadap tugas dan fungsi organisasi, mengenali pelanggan, dan mendorong untuk melaksanakan pekerjaan sebagai bagian integral organisasi. Yel-yel dan semboyan pelayanan menjadi bagian dari “paradigma” seluruh pegawai dalam bekerja. Penegakan aturan dan disiplin tidak menjadi hal yang membosankan untuk senantiasa disampaikan guna mengingatkan kepada pegawai. Menjaga kekompakan dengan cara memupuk rasa kekeluargaan, saling mengingatkan untuk berlaku sopan terhadap sesama pegawai, dan santun terhadap tamu atau pelanggan. Pegawai dapat melaporkan pelanggaran internal karena sudah disediakan kotak pengaduan beserta formulirnya, atau juga dapat melaporkan secara daring dengan cara memindai kode QR yang disediakan.

WBK/WBBM adalah sebuah predikat, suatu kondisi dan situasi organisasi yang harus diperjuangkan dengan berkomitmen untuk melakukan perubahan. Agar bermanfaat untuk semua, Balar Jogja bertekad untuk melaksanakan tugas dengan bersih, berintegritas, dan  berorientasi pada pelayanan secara prima kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan sasaran Reformasi Birokrasi: (1) bersih dari  KKN dan akuntabel, (2) efektif dan efisien,  (3) memiliki pelayanan publik berkualitas.

Tim Pembangunan ZI-WBK Balai Arkeologi Prov. DIY

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa