Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Category: Arkeologi Klasik

Artefak dalam Penelitian Arkeologi

Dibaca Sebanyak : 29 Rabu Tambah Tahu medsos Balar DIY mengangkat istilah ARTEFAK, menurut Kamus Istilah Arkeologi,artefak adalah semua tinggalan arkeologis yang dibuat manusia. Sementara menurut KBBI Kemdikbud, artefak adalah benda-benda, seperti alat, perhiasan yang menunjukkan kecakapan kerja manusia (terutama pada zaman dahulu) yang ditemukan melalui penggalian arkeologi. Artefak berupa-benda (barang-barang) hasil kecerdasan manusia, seperti […]

Stupa Candi Buddha

Dibaca Sebanyak : 158 Salah satu ciri bangunan candi berlatar belakang agama Buddha adalah terdapatnya stupa. Stupa awalnya didirikan untuk menyimpan abu jenazah Buddha Gautama, kemudian juga digunakan untuk menyimpan abu jenasah dan relik para bhiksu. Pada perkembangannya, stupa menjadi perlambang mangkuk, jubah dan tongkat Sang Buddha. Secara arsitektural, stupa terdiri dari tiga bagian, yaitu […]

BULI-BULI DARI SITUS NGURAWAN

Dibaca Sebanyak : 118 Situs ini sangat kaya dengan temuan artefaktual, serta temuan monumental bekas bangunan berbahan bata. Berdasarkan kajian prasasti, diperkirakan Situs Ngurawan ini dulu merupakan permukiman pada sekitar abad ke-13 hingga 14 Masehi. Artefak yang dominan ditemukan di situs ini adalah benda-benda berbahan tanah liat, baik terakota maupun gerabah. Salah satu artefak gerabah […]

Artefak dari Situs Liyangan

Dibaca Sebanyak : 178 Sisa kain yang ditemukan di situs Liyangan tergolong sangat langka, bahkan sejauh ini tidak ditemukan di situs lain yang sejaman. Dapat dipastikan bahwa sisa kain ini sejaman dengan situs Liyangan karena ditemukan di dalam guci keramik dari Cina masa Dinasti Tang, abad ke-9. Seperti artefak lainnya di situs Liyangan, kondisi kain […]

Kraton Ratu Boko

Dibaca Sebanyak : 271 Adalah situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari kompleks Candi Prambanan, 18 km sebelah timur Kota Yogyakarta atau 50 km barat daya Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia. Situs Ratu Boko terletak di sebuah bukit pada ketinggian 196 meter dari permukaan laut. […]

MENUJU PUNCAK MENCAPAI ANGIN´╗┐

Dibaca Sebanyak : 782 Lokasi obyek penelitian Bentuk dan Karakter Tinggalan Arkeologi di Lereng Utara Gunung Muria yaitu Candi Angin berada pada ketinggian 1420 meter dpal serta Candi Bubrah yang berada pada ketinggian 1317 meter dpal. Kedua lokasi penelitian tersebut memerlukan waktu tempuh 2,5 jam melalui motor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui beberapa tanjakan […]

Tentang Api dan Pensucian Roh yang Telah Mati

Dibaca Sebanyak : 386 Api dalam agama Hindu memiliki makna penting yang berkaitan dengan perlakuan terhadap orang mati yaitu sebagai unsur penyucian. Oleh karena itu, salah satu ritual perawatan terhadap mayat dalam agama Hindu adalah dengan pembakaran. Selain menyucikan, api juga dipandang memiliki kekuatan untuk menyimpan Api adalah unsur yang menyimpan kekuatan matahari, ketika matatahari […]

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa