Balai Arkeologi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Category: Arkeologi Klasik

Kraton Ratu Boko

Dibaca Sebanyak : 76 Adalah situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari kompleks Candi Prambanan, 18 km sebelah timur Kota Yogyakarta atau 50 km barat daya Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia. Situs Ratu Boko terletak di sebuah bukit pada ketinggian 196 meter dari permukaan laut. […]

MENUJU PUNCAK MENCAPAI ANGIN

Dibaca Sebanyak : 337 Lokasi obyek penelitian Bentuk dan Karakter Tinggalan Arkeologi di Lereng Utara Gunung Muria yaitu Candi Angin berada pada ketinggian 1420 meter dpal serta Candi Bubrah yang berada pada ketinggian 1317 meter dpal. Kedua lokasi penelitian tersebut memerlukan waktu tempuh 2,5 jam melalui motor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui beberapa tanjakan […]

Tentang Api dan Pensucian Roh yang Telah Mati

Dibaca Sebanyak : 210 Api dalam agama Hindu memiliki makna penting yang berkaitan dengan perlakuan terhadap orang mati yaitu sebagai unsur penyucian. Oleh karena itu, salah satu ritual perawatan terhadap mayat dalam agama Hindu adalah dengan pembakaran. Selain menyucikan, api juga dipandang memiliki kekuatan untuk menyimpan Api adalah unsur yang menyimpan kekuatan matahari, ketika matatahari […]

Peninjauan di Kabupaten Trenggalek oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta

Dibaca Sebanyak : 318 Peninjauan di Kabupaten Trenggalek oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta mendapatkan hasil yang cukup signifikan. Lokasi peninjauan bertempat di dua tempat yaitu Dusun Jati Gambang, Desa Gayam, Kec. Panggul dan Desa Karangrejo, Kec. Kampak.  Temuan di Dusun Jati Gambang sebagai berikut : Uang kepeng dengan huruf Cina pada salah satu bagian sisinya. […]

Bunga Rampai, Bhumi Wurawan

Dibaca Sebanyak : 368 Kalimat Bhumi Wurawan hingga kini masih sering diperdebatkan dan menjadi silang pendapat di antara para ahli. Kalimat ini pertama kali muncul dalam goresan  lempengan tembaga, prasasti Malurung yang dikeluarkan oleh Sri Maharaja Dhiraja Kertanagara Wikrama Dharmmotunggadewa pada tahun 1255 M. Menurut Prasasti ini Wurawan adalah ibu kota atau pusat pemerintahan kerajaan […]

Poster Pojok Peradaban Situs Liyangan

Dibaca Sebanyak : 311 Kerangka Sejarah Situs Liyangan Situs ini berada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kerangka sejarah Situs Liyangan dibagi menjadi 3 fase yaitu: . Fase pertama ditandai dengan bentuk lahan yang berteras undak. Setiap teras memiliki talud dari boulder sebagai pelindung dan penguat lahan. Pada fase ini juga ditandai dengan ditemukanya arca bertipe […]

Aktivitas Kemaritiman di Selat Muria Sekitar Abad VII-XVI M (Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Kudus)

Dibaca Sebanyak : 855 Selat Muria adalah wilayah perairan yang dahulu memisahkan daratan utara Jawa Tengah dengan Gunung Muria. Akibat endapan fluvio-marin, wilayah perairan tersebut berubah menjadi daratan, yang sekarang menjadi wilayah Kabupaten Kudus, Grobogan, Pati dan Rembang. Selat Muria dahulu adalah jalur transportasi dan perdagangan yang ramai dilalui, yang menghubungkan masyarakat Jawa Kuna dengan […]

Executive Report Penelitian Penjajagan Situs Sekaran

Dibaca Sebanyak : 661 Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta telah melaksanakan penelitian penjajagan Situs Sekaran pada 10 – 16 April 2019. Tujuan penelitian adalah untuk melengkapi hasil ekskavasi penyelamatan Situs Sekaran oleh BPCB Provinsi Jawa Timur dan untuk memperoleh gambaran potensi akademis untuk pengembangan penelitian. Adapun hasil penelitian penjajagan Situs Sekaran adalah : Pembukaan kotak […]

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa