Balai Arkeologi Provinsi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

Category: Arkeologi Islam Kolonial

Hardiknas, Pekan Pendidikan Jogja 2021 Situs Kotalama Semarang

Balar Jogja ; Balar DIY; Arkeologi; Yogyakarta

Dibaca Sebanyak : 78 Kegiatan ekskavasi yang dilakukan adalah ciri khas penelitian arkeologi. Ekskavasi dilakukan dengan menggali area tanah yang telah disurvey terlebih dahulu dan dilakukan pengukuran melalui pemetaan. Temuan dalam penelitian arkeologi (ekskavasi )dapat berupa data artefak, ekofak, dan organik. Artefak berupa gerabah, keramik, bata, kaca, logam, alat tulang: ekofak berupa tulang dan kerang;organik […]

Fragmen botol kaca dari Kota Lama Semarang

Dibaca Sebanyak : 94 Dalam kegiatan penelitian di Kota Lama Semarang yang pernah dilaksanakan oleh #BalarJogja beberapa tahun yang lalu, ditemukan berbagai jenis artefak yang sangat menarik. Beberapa di antaranya adalah fragmen botol kaca dengan berbagai ukuran, warna serta bentuk. Fragmen botol kaca selalu menarik untuk dianalisis karena sering memberikan teka-teki yang sulit dijawab. Pertanyaan […]

Gua Jepang di Kabupaten Banyumas

Dibaca Sebanyak : 194 Di Kabupaten Banyumas peninggalan masa Jepang di temukan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Rawalo dan Kecamatan Kebasen. Di Kecamatan Rawalo, tepatnya di Dusun Kalibacin, Desa Tambaknegara ditemukan gua Jepang sebanyak empat (4). Sementara di Kecamatan Kebasen, tepatnya di Dusun Losari dan Dusun Beji, Desa Gambarsari ditemukan gua Jepang sebanyak delapan (8). […]

Gua Jepang Paguyangan

Dibaca Sebanyak : 104 Gua peninggalan masa Jepang ini terletak di Dusun Kaligua, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Kawasan ini merupakan perbukitan dengan banyak puncak, rata-rata ketinggian di atas 1000 dpal. Khusus Gua Jepang dibangun pada ketinggian 1.593 meter dpal. Kawasan perbukitan ini merupakan perkebunan teh yang telah ada sejak jaman Belanda, sekarang dikelola […]

Pillbox di Kabupaten Trenggalek

Dibaca Sebanyak : 169 Benteng dalam sejarah kolonial Indonesia di antaranya dibangun oleh 2 pihak yaitu Belanda dan Jepang. Berdasarkan hasil penelitian terhadap benteng Jepang dari Balai Arkeologi Provinsi D.I. Yogyakarta, didapatkan dua sifat benteng. Benteng yang bersifat untuk pertahanan memiliki ciri-ciri bukit yang digali secara horizontal dan memanjang, bisa ditembuskan ke banyak arah dan […]

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa