Balai Arkeologi Provinsi D.I Yogyakarta

Tidak Sekedar Membaca Masa Lalu

SANGIRAN – PATIAYAM: PERBANDINGAN KARAKTER DUA SITUS PLESTOSEN DI JAWA

Penelitian tentang asal usul manusia di Indonesia telah dimulai sejak Eugene Dubois menemukan fosil atap tengkorak dan tulang paha kiri Pithecantropus erectus (Homo erectus erectus) pada pada endapan vulkanik jajaran Pegunungan Kendeng di Trinil tahun 1891 (Widianto, 2006). Hingga kini penelitian mengenai hal tersebut telah banyak mengalami kemajuan. Berdasarkan bukti paleoantropologi, populasi makhluk manusia yang pertama kali mendiami kawasan Indonesia adalah Homo erectus.

 

Mereka bermigrasi dari Afrika sampai di Kepulauan Indonesia pada Kala Plestosen Bawah sekitar 1,7 Juta tahun yang lalu (Sémah, 2000). Manusia jenis tersebut diperkirakan berevolusi menjadi bentuk yang progresif, yaitu Pithecanthropus (Homo erectus) soloensis atau Solo Man, tetapi kemudian mengalami kepunahan pada Kala Plestosen akhir sekitar 40.000 BP bersamaan dengan kurun awal kemunculan Homo sapiens (Bellwood, 1975).

( https://arkeologika.files.wordpress.com/2013/02/sofwan_sangiranpatiayam.pdf )

sumber :arkeologika.wordpress.com

Updated: August 31, 2016 — 8:48 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Balai Arkeologi D.I Yogyakarta © 2016 ArkeologiJawa